Strategi Dakwah Pada Generasi Alfa: Menumbuhkan Imunitas Kognitif Dari Pengaruh Nilai-Nilai Liberal
DOI:
https://doi.org/10.55372/tanzhim.v4i1.61Kata Kunci:
Generasi Alfa, Imunitas Kognitif, Nilai-Nilai LiberalAbstrak
Generasi Alfa tumbuh dalam lingkungan digital yang sarat dengan paparan nilai dan ideologi, termasuk nilai-nilai liberal yang kerap hadir dalam dunia anak dan remaja. Kondisi ini menimbulkan tantangan serius bagi pembentukan nalar, karakter, dan orientasi nilai generasi muda. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan kembali konsep imunisasi kognitif sebagai pendekatan strategis dalam membangun daya tahan nalar anak dan remaja terhadap pengaruh nilai yang berpotensi problematis. Melalui penelitian konseptual (conceptual research) berbasis practice theory, artikel ini mendalami teori Inokulasi dan teori Sistem Imunitas Kognitif Andy Norman, dan menemukan beberapa kelemahan serta berusaha memperbaikinya. Hasilnya artikel ini menawarkan kerangka konseptual imunisasi kognitif berbasis dialektika nilai dengan beberapa komponen yang ditegaskan berkaitan dengan orientasi, standart dan proses dialektika yang sistematis. Proses ini juga memerlukan etos kognitif yang diperlukan. Tentunya dalam penerapan harus dipahami sasaran vaksinasi kognitifnya yakni pada Generasi Alfa yang harus dicermati karakteristiknya. Dengan dialektika nilai diharapkan bisa membentuk kekebalan kognitif yang memungkinkan subjek berpikir rasional, mengenali kesalahan nalar, dan merespons pengaruh nilai secara bertanggung jawab. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi pada penguatan pendekatan pendidikan nilai yang lebih reflektif, etis, dan tahan terhadap distorsi ideologis di era digital.
Referensi
Akhmad, Rino A., dkk., Menjawab Persoalan Orientasi Seksual, Taman Baca Masyarakat Perisai Pena, Sukoharjo Jawa Tengah, 2021.
Banas, John, Inoculation Theory, Working paper, University of Oklahoma, 2020.
Clear, Sarah E., Inoculation theory: A dual-route framework and an application to health behaviour, Thesis of Doctor of Philosophy, The University of Western Australia, 2019.
Compton, Josh, The SAGE handbook of persuasion: Developments in theory and practice (Chapter 14: Inoculation Theory, pp. 220–236). Sage Publications, Inc., 2012.
Diraya Putri, Destashya W, LGBT Dalam Kajian Hak Asasi Manusia di Indonesia, IPMHILawJournal, VOL. 2 NO. 1, JAN-JUNE, 2022.
Fadlurrohim, Ishak, dkk., Memahami Perkembangan Anak Generasi Alfa Di Era Industri 4.0, Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, Vol. 2 No: 2, Desember 2019.
Gupta, Tanu and Naresh Nebhinan, Building Psychological Immunity in Children and Adolescents, Journal of Indian Association for Child and Adolescent Mental Health, 16(2):1-12 Editorial, April 2020.
Haryanto, Sindung, Sosiologi Agama dari Klasik hingga Postmodern. Yogyakarta, Ar-Ruzz Media, 2015.
Heywood, Andrew, Ideologi Politik: Sebuah Pengantar, terj. Yudi Santoso. Yogyakarta, PUSTAKA PELAJAR, 2016.
https://spiritia.or.id/informasi/detail/251
https://www.britannica.com/topic/Generation-Alpha
https://www.formpl.us/blog/what-is-conceptual-research-definition-framework-pros-cons
https://www.simplypsychology.org/piaget.html
Jost, John T. and Mahzarin R. Banaji, William James McGuire (1925–2007), American Psychologist, Vol. 63, No. 4, 270–271, May–June 2008.
Marlisa, Lusi dan M. Samson Fajar, Pemikiran Liberalisme Terhadap Penggunaan Jilbab Pada Anak Usia Dini, Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM METRO Vol. 6. No. 1, Juni 2021.
Maulana, M.Farhan Zaqie dkk., Melonjaknya Kasus HIV Dikalangan Remaja Indonesia, AMSIR Community Service Journal, Vol 2, Nomor 1 Februari 2024.
Moch. Tolchah, Pendidikan dan Faham Liberalisme, At-Ta’dib, Vol.3 No.2 Sya’ban 1428.
Mohd. Salleh, Norsaleha, dkk, LIBERALISME DALAM PEMIKIRAN BELIA DI MEDIA SOSIAL (LIBERALISM THOUGHT AMONG YOUTH ON SOCIAL MEDIA), FUADUNA: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 1, No. 2, Juli -Desember 2017.
Nasution, Atika MN, Masa Perkembangan Generasi Alpha: Ditinjau Dari Perspektif Psikologi Perkembangan, Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol. 5 (No. 1) : 158-164, 2024.
Norman, Andy, Mental Immunity: Infectious Ideas, Mind-Parasites, and the Search for a Better Way to Think, New York, HarperCollins Publishers Inc., 2021.
Pramana, Oktavianus MY, Prinsip Cedera dalam Hubungan Kebebasan dan Otoritas Menurut John Stuart Mill, Jurnal Dekonstruksi, Vol. 09, No. 04, 2023.
Ramadhan RN, Rampengan DD, Yumnanisha DA, et al. Impacts of digital social media detox for mental health: A systematic review and metaanalysis, Narra J, 2024; 4 (2): e786 - http://doi.org/10.52225/narra.v4i2.786.
Santi, Titin Alpis, Liberalism’s Perspective on Human Beings, Science, and Education, Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, Volume 4 (3) 2024.
Sazali, Hasan, Rahman Matondang, et al. Virtual Violence and New Media Ethics: The Boundary between Legitimate and Harmful Expressions, Jurnal Kawistara, Vol. 14, No. 3, Desember 2024.
Sohimah dan Sujianti, Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Berisiko Hiv/Aids Pada Remaja Dikabupaten Cilacap, Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3 (1), Tahun 2024.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Ridoi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Jurnal ini berlisensi Atribut Berbagi Serupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)
Penulis yang melakukan publikasi di jurnal ini setuju kriteria-kriteria sebagai berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Atribut Berbagi Serupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









