Menghadapi Perubahan dengan Emotional Quotient Leadership: Studi pada TK Islam Safinah
DOI:
https://doi.org/10.55372/tanzhim.v3i1.38Kata Kunci:
Emotional Quotient Leadership, Kepemimpinan, Manajemen Lembaga PendidikanAbstrak
Setiap organisasi dihadapkan dengan perubahan. Namun tidak selalu perubahan dalam organisasi akan mampu membawa pada kemajuan. Faktanya, perubahan baik kecil, bertahap, berkelanjutan maupun secara transformasional berefek pada resistensi, penolakan, dan konflik yang mengancam organisasi. Perlunya pemimpin yang siap dan sigap dalam menghadapi situasi tersebut. Artikel ini menyoroti model kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon permasalahan resistensi terhadap perubahan transformasional yang tidak jarang membawa pada konflik dan perpecahan di organisasi. Perlunya menghadirkan model kepemimpinan berbasis EQ dalam situasi tersebut untuk menghadirkan nuansa perubahan bukan paksaan namun bersifat empatif yang mampu diterima dan dipelajari oleh anggota. Tujuan pada artikel ini yakni menyusun model penerapan kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon perubahan yang terjadi pada TK Islam Safinah. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil dari kajian ini, dengan menerapkan kepemimpinan berbasis EQ memberikan pola baru dalam merespon perubahan, memberikan budaya yang saling empatif. Kontribusi pada artikel ini memberikan gambaran penerapan model kepemimpinan berbasis EQ untuk merespon perubahan pada TK Islam Safinah maupun di organisasi dakwah.
Referensi
Adibah, Ida Zahara. “Implementasi Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan Sekolah Di SMK Muhammadiyah Suruh Kabupaten Semarang.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama 12, no. 2 (2020): 127–39. https://doi.org/https://doi.org/10.37680/qalamuna.v12i2.341.
Armenakis, Achilles A, and Stanley G Harris. “Reflections: Our Journey in Organizational Change Research and Practice.” Journal of Change Management 9, no. 2 (2009): 127–42. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/14697010902879079.
Bass, Bernard M, and Ronald E Riggio. Transformational Leadership. Lawrence Elabaum Associating. 2nd Editio. New York: Psychology Press, 2006. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781410617095.
Beer, Michael, and Nitin Nohria. “Cracking the Code of Change.” Harvard Business Review 78, no. 3 (2000): 13–23.
Bourne, Paul Andrew, I Hanna, T Solomon, and H A Smith Sherwood. “Primal Leadership: Realizing The Power of Emotional Intelligence–A Book Review.” Crimson Publishers, COJ 1, no. 2 (2017): 46–50. https://www.researchgate.net/profile/Paul-Bourne/publication/324033253_Primal_Leadership_Realizing_the_Power_of_Emotional_Intelligence-_A_Book_Review/links/5b73155045851546c903200a/Primal-Leadership-Realizing-the-Power-of-Emotional-Intelligence-A-Book-Rev.
Budiono, Tri Djoyo. “Kepemimpinan Berbasis Kecerdasan Emosi Pada Ketua Majelis Taklim Khoirun Nisa’Surabaya.” INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah 8, no. 2 (2018): 279–300. http://inteleksia.stidalhadid.ac.id/index.php/inteleksia/article/view/171/91.
Burke, W Warner. Organization Change: Theory and Practice. California: Sage Publications, 2017.
Burnes, Bernard. Managing Change: A Strategic Approach to Organisational Dynamics. Harlow: Pearson Education, 2004.
Cherniss, C, and Goleman D. The Emotionally Intelligent Workplace: How to Select for, Measure, and Improve Emotional Intelligence in Individuals, Groups, and Organizations. San Francisco: Jossey-Bass, 2001.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: Sage Publications, 2018.
Evans, Mark I, and David W Britt. “Resistance to Change.” Reproductive Sciences 30, no. 3 (2023): 835–53. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://link.springer.com/content/pdf/10.1007/s43032-022-01015-9.pdf.
Ford, Jeffrey D, Laurie W Ford, and Angelo D’Amelio. “Resistance to Change: The Rest of The Story.” Academy of Management Review 33, no. 2 (2008): 362–77. https://doi.org/10.5465/amr.2008.31193235.
Goleman, D. Working with Emotional Intelligence. New York: Bantam Books, 1998.
Goleman, D, R Boyatzis, and A McKee. Primal Leadership: Learning to Lead with Emotional Intelligence. Boston: Harvard Business School Press, 2002.
Goleman, Daniel. Emotional Intelligence. Why It Can Matter More Than IQ. Vol. 24. New York: Bantam Books, 1996.
Haedar Nashir. “Kepemimpinan Dan Dinamika Organisasi Muhammadiyah.” Suara Muhammadiyah, 2017.
Harianto, Yudi Asmara. “Kepemimpinan Rasulullah SAW Pada Peristiwa Hudaibiyah Pendekatan Kepemimpinan Emotional Quotient (EQ).” Jurnal Kajian & Pengembangan Manajemen Dakwah 5, no. 2 (2015): 1.
Karyanto, Riski. “Kepemimpinan Berbasis Kecerdasan Emosi (Studi Pada Komunitas Pelajar Tanpa Pacaran Dan Remaja Masjid Ar-Rahman Surabaya).” Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, 2018.
Kotter, John P. Leading Change. Boston: Harvard Business Review Press, 2012.
Miles, Matthew B, A Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 4th. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2020.
Mulya, Fitra. “Peran Kecerdasan Emosional Dalam Kepemimpinan: Menumbuhkan Budaya Kerja Yang Tangguh.” Journal of Mandalika Literature 6, no. 1 (2024): 435–44. https://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jml/article/view/3851/3087.
Nimas Ariyanti, Noni, and Ittihadatul Ummah. “Kepemimpinan Kepala Madrasah Berbasis Kecerdasan Emosional Dalam Membangun Kemitraan.” LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 3, no. 1 (2022): 1–10. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Kepemimpinan+Kepala+Madrasah+Berbasis+Kecerdasan+Emosional+dalam+Membangun+Kemitraan&btnG=.
Schein, E.H. Organizational Culture and Leadership. San Francisco: Jossey-Bass, 2010.
Shaleh, A Rasyad. Management Da’wah Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
Sintya, Rani, Yunia Wardi, and Ilham Thaib. “Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dan Kepemimpinan: Sebuah Tinjauan Sistematis.” Jurnal Ekonomi Manajemen 9, no. 2 (2023): 96–104. https://doi.org/https://doi.org/10.37058/jem.v9i2.7154.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anisah Nur Aini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Jurnal ini berlisensi Atribut Berbagi Serupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0)
Penulis yang melakukan publikasi di jurnal ini setuju kriteria-kriteria sebagai berikut ini:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Atribut Berbagi Serupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








